Senin, 30 Desember 2013

RISMA JT ( Sambut Tahun Baru dengan Muhasabah )

Kami " REMAJA ISLAM MASJID AGUNG JAWA TENGAH

dengan bangga  menyuguhkan  acara muhasabah akhir tahun 2013

Bersama Habiburahman El Shirazy, Lc, Ma,
Da'i, Sutradara, Penyair, Penulis Novel Ayat-ayat cinta)

 
Selasa 31 Desember 2013 

waktu 19.00 - 24.00
Tempat : Ruang Shalat Utama Masjid Agung Jawa Tengah  


* Dresscode Putih-putih
* Disarankan membawa Al' Qur'an
* Dipersilahkan I'ktikaf di Masjid Agung Jawa Tengah setelah Muhasabah
INYSALLAH BERKAH...



GRATISSS.....



Pergantian tahun masehi akan berlangsung hari ini. banyak hal yang dilakukan seluruh umat manusia dalam rangka menyambut tahun baru. Termasuk umat Islam sendiri pun baik secara sadar ataupun tidak juga ikut serta merayakan tahun baru ini. Hanya saja adalah tuntunan Islam dalam rangka tahun baru ini. Lalu bagaimana menyikapi pergantian tahun ini menurut Islam.

Masing-masing orang berbeda dalam hal menyikapi pergantian tahun masehi ini. Sikap mukmin terhadap perubahan waktu, tidak terjebak pada awal atau akhir tahun baik Tahun Baru Hijriah apalagi Tahun Baru Masehi, tidak ada sunnahnya merayakan tahun baru, petasan, terompet atau saling mengucapkan selamat apalagi sampai mengadakan perayaan yang berunsur maksiat. Karena hal tersebut merupakan perayaan yang sia-sia bahkan jauh dari tuntunan syariat Allah SWT.
- See more at: http://abufarras.blogspot.com/2012/12/tahun-baru-muhasabah-baru.html#sthash.jOhTIVRL.dpuf
Pergantian tahun masehi akan berlangsung hari ini. banyak hal yang dilakukan seluruh umat manusia dalam rangka menyambut tahun baru. Termasuk umat Islam sendiri pun baik secara sadar ataupun tidak juga ikut serta merayakan tahun baru ini. Hanya saja adalah tuntunan Islam dalam rangka tahun baru ini. Lalu bagaimana menyikapi pergantian tahun ini menurut Islam.

Masing-masing orang berbeda dalam hal menyikapi pergantian tahun masehi ini. Sikap mukmin terhadap perubahan waktu, tidak terjebak pada awal atau akhir tahun baik Tahun Baru Hijriah apalagi Tahun Baru Masehi, tidak ada sunnahnya merayakan tahun baru, petasan, terompet atau saling mengucapkan selamat apalagi sampai mengadakan perayaan yang berunsur maksiat. Karena hal tersebut merupakan perayaan yang sia-sia bahkan jauh dari tuntunan syariat Allah SWT.

Tahun Baru Menurut Islam

Kita diingatkan oleh salah satu firman Allah Ta'ala untuk tidak boros karena cenderung perayaan tahun baru ini dipenuhi dengan beraneka ragam kegiatan yang menghambur-hamburkan uang dan cenderung meniru kebudayaan barat yang jauh dari Islam seperti halnya perayaan terompet, kembang api dan bermacam-macam lainnya. Allah Ta'ala mengingatkan yang artinya :"Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan. (QS Al Isro’: 26-27).

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam juga mengingatkan akan budaya meniup terompet tatkala pergantian tahun ini berlangsung. Rasulullah bersabda yang artinya :"Dulu kalian memiliki dua hari untuk senang-senang di dalamnya. Sekarang Allah telah menggantikan bagi kalian dua hari yang lebih baik yaitu hari Idul Fithri dan Idul Adha”. (HR An-Nasaai). Dan Rasulullah melarang umatnya meniup terompet karena tradisinya orang-orang yahudi (HR Abu Daud). Demikian beberapa hadist larangan meniup terompet pada perhantian tahun baru.

Sungguh bagi orang yang beriman setiap hari adalah perubahan waktu, karena itulah orang beriman terus sibuk Muhasabah, Ibadah, Amal Shaleh dan Dakwah tidak terkecoh dengan buaian dunia yang sebentar ini. Sehingga hari ini bisa lebih baik dari kemarin dan esok harus bisa lebih baik lagi.

Tahun baru menurut Islam adalah hahekatnya adalah berkurangnya umur kita semua dan harus mengisi waktu-waktu yang berharga dalam setiap menit kehidupannya untuk memperbanyak amal ibadah dan kebaikan demi kehidupan yang kekal di akherat kelak. - See more at: http://abufarras.blogspot.com/2012/12/tahun-baru-muhasabah-baru.html#sthash.dx6oUDy3.dpuf