Persoalan hukum dan agama telah banyak mengisi lembaran sejarah ilmu hukum dan politik. Karena itu, bukanlah maksud kami hendak membicarakan hal ini dengan seluas-luasnya, melainkan sekadar perlu saja pengulasan mengenai hal seperti judul yang dimaksud yakni Tantangan dan Problematika Hukum Islam dalam Penerapan-nya di Indonesia .
Abad ke 20, dimana kita hidup sekarang ini, biasanya diberi gelar yang hebat-hebat, seperti abad ilmiyah, abad tekhnologi, abad ruang angkasa dan lain sebagainya yang pada pokoknya menunjukan tingkat kemajuan akal manusia yang sudah sangat menjulang tinggi.
Jarak-jarak antar benua yang sudah sangat diperdekat dengan penemuan-penemuan ilmiyah modern sehingga menghasilkan teknik dan system perhubungan yang mengagumkan, mau tak mau telah memainkan peranan yang tidak kecil dalam mempengaruhi jalan pikiran manusia hampir di segala aspek kehidupan, sehingga tidak jarang menimbulkan nilai-nilai baru atau norma-norma baru dalam hubungan-hubungan kemanusiaan.
Ahli-ahli hukum pada umumnya, karena pengalaman-pengalamannya yang lama dan khusus dalam bidang pemikiran hukum kerap kali dihadapkan kepada suatu situasi, dimana norma-norma lama dan kepentingan-kepentingan baru yang mendatang harus dipertemukan demikian rupa, sehingga mencapai satu tingkat disahkannya nilai-nilai baru yang berlaku dalam masyarakat menjadi norma hukum.
Hukum Islam yang sudah berusia kurang lebih 14 abad, sejak beberapa abad yang akhir-akhir ini menjadi tersisih kedudukannya sebagai hukum positif di beberapa Negara, bukanlah satu hal yang mudah. Karena sebagaimana diakui oleh banyak ahli Hukum Islam sendiri, seakan-akan tidak ada lagi satu bagianpun di dunia Islam sendiri yang rakyatnya sepenuhnya hidup menurut ajaran-ajaran Islam.
Demikian pula di Indonesia, walaupun sebagian besar rakyatnya beragama Islam. Memang agak ganjil kedengarannya. Namun apabila kita mau mendalami persoalannya secara realistis, maka rasa keganjilan itu akan hilang, bahkan akan menimbulkan pengertian yang wajar. Sebab hukum itu erat sekali sangkut pautnya dengan bentuk dan susunan masyarakat, sedangkan hukum Islam dimaksudkan berlaku untuk segenap manusia dan dengan demikian bagi segenap bentuk dan susunan masyarakat.
Islam sebagai agama mayoritas penduduk Indonesia, didalamnya mengandung hukum yang mengatur hubungan hubungan manusia dengan manusia lainnya dalam kehidupan bermasyarakat. Karenanya, dalam pembangunan Hukum Nasional, Hukum Islam merupakan unsur yang betul-betul perlu diperhatikan.
Untuk beberapa abad lamanya, ajaran Hukum Islam pernah dianggap sebagai sesuatu yang tidak ada hubungannya dengan masyarakat. Hukum Islam dan masyarakat dianggap sebagai dua dunia yang terpisah, yang satu dianggap sebagai “keakhiratan” dan yang lain dianggap sebagai “keduniaan”. Padahal yang sebenarnya tidaklah demikian. Hukum Islam justru erat sekali hubungannya dengan masyarakat, dan ia berlaku bagi seluruh manusia dalam segala bentuk dan susunan masyarakatnya.
Sejarah perjalanan di Indonesia, kehadiran Hukum Islam dalam Hukum Nasional merupakan perjuangan eksistensi. Teori eksistensi tersebut merumuskan keadaan Hukum Nasional Indonesia, masa lalu, masa kini, dan masa datang, menegaskan bahwa Hukum Islam itu ada dalam Hukum Nasional Indonesia baik tertulis maupun yang tidak tertulis, ia ada dalam lapangan kehidupan hukum dan praktik hukum.
Secara empirik, tidaklah berlebihan jika dikatakan, Hukum Islam di Indonesia adalah hukum yang hidup (the living law). Kendatipun secara formal, aspek-aspek pengaturan tertentu, Hukum Islam belum dijadikan sebagai referensi hukum dalam bernegara. Secara teoritik, ada perbedaan subtansial antara Hukum Islam dan Hukum Positif.
Hukum Positif pelaksanaanya dikawal langsung oleh Negara, sedangkan Hukum Islam, terutama Pidana Islam, justru dikawal sendiri oleh masyarakat Islam. Faktanya, justru sering terjadi suatu argument hukum positif berlawanan dengan argument hukum yang hidup di tengah masyarakat.
Zarkowi Soejoeti, dalam salah satu tulisannya menyatakan bahwa kalau mengacu kepada UU No. 1 Tahun 1974, maka agama dapat dijadikan solusi dalam pembangunan Hukum Nasional, oleh karenanya Hukum Islam sebagai salah satu system ajaran Islam yang dianut oleh sebagian besar rakyat Indonesia berpeluang besar memberikan kontribusinya kepada pembangunan Hukum Nasional.
Disamping peluang sebagaimana telah dinyatakan diatas pada kenyataannya ahir-ahir ini Hukum Islam di Indonesia memiliki beberapa kendala dan problem dalam penerapannya yang menyangkut integrasinya kedalam Hukum Nasional, yaitu :
1. Kemajemukan Bangsa ; patut di ingat bahwa Negara Indonesia memiliki wilayah yang sangat luas masing-masing memiliki kondisi social dan kultur yang berbeda, sehingga tidak mudah untuk mendekatkannya satu sama lain.Tetapi upaya pengintegrasian aspek - aspek social kultural masing - masing elemen bangsaini kedalam system Hukum Nasional harus didahului dengan proses pemilahan pada bidang - bidang yang dilakukan direunifikasi secara relevan.
2. Metode Pendidikan Hukum ; selama ini, pelajaran ilmu hukum yang diajarkan kepada mahasiswa hampir disetiap universitas adalah trikotomi antara hokum barat, hukum islam, dan hukum adat. Berhubung dengan masyarakat Indonesia relative heterogen dan wilayahnya cukup luas, maka semakin berakibat pencarian titik temu antara elemen hukum-hukum tersebut. Hal ini sudah pasti memerlukan perjuangan intelektual yang sangat berat.
3. Kurangnya pengkajian akademik dibidang Hukum Islam ; ketertinggalan dalam mengembangkan pusat-pusat pengkajian Hukum Islam disebabkan oleh:
a. Secara historis pusat pengkajian yang tidak menghargai Hukum Islam terlebih dahulu berkembang, sehingga terkesan tidak memberikan tempat bagi pengkajian Hukum Islam.
b. Pengkajian Hukum Islam terletak diantara pengkajian ilmu agama dan ilmu hukum, akibatnya aspek pengkajian tidak mendalam.
c. Perkembangan kualitas ketaatan umat Islam yang lemah, terutama pada keyakinan akidah dan moralnya yang sulit dikendalikan sehingga menimbulkan penurunan kualitas moral dalam pelaksanaan hukum
d. Masih dianutnya kebijaksanaan hukum politik Belanda yang mempunyai kepentingan politik sendiri; seperti
- umat islam tidak boleh tunduk kepada hukumnya sendiri,
- belum sepenuhnya kemandirian Peradilan Agama dalam sengketa perdata kecuali bidang hukum keluarga,
- banyaknya masalah yang dihadapi umat Islam, sementara belum ada fatwa hukum yang mampu merangkum dalam satu perundang-undangan yang bisa diterima oleh semua elemen masyarakat Islam di Indonesia.
Itulah tantangan dan problematika yang dihadapi umat islam dewasa ini, tatkala umat ini ingin memberikan kontribusi hukum islam dalam proses pembangunan Hukum Nasional.
KESIMPULAN
Hukum ialah sesuatu yang menyangkut kesadaran tentang rasa keadilan yang paling tinggi dalam diri tiap-tiap manusia, dan karena Hukum Islam telah mempunyai sejarah yang berabad-abad, maka rasa keadilan yang memancar dari ajaran Hukum Islam itu sendiri telah pula merupakan kesadaran yang paling tinggi yang hidup pada jiwa setiap Muslim dari kebangsaan apapun dan dari tempat manapun di dataran bumi Allah ini.
Oleh karenanya Hukum Islam pada dasarnya adalah non teritorial, tetapi ia mengandung unsur-unsur yang bersifat territorial. Dalam cahaya pengertian ini, gagasan tentang pembentukan fiqh ( Hukum Islam ) yang menyangkut bidang kemasyarakatan, yang bersumber pada al-Quran dan al-Hadits dan yang sepenuhnya mempertimbangkan kondisi-kondisi di Indonesia, perlu kiranya mendapatkan perhatian dan pemikiran yang sungguh-sungguh dari semua pihak.
Berhubungan dengan itu, adanya kenyataan, bahwa rakyat Indonesia yang sebagian sangat besar sekali menganut agama Islam memerlukan Hukum Positif yang bersumberkan pada ajaran-ajaran agamanya sendiri.Bahwa kita berdiri di negara yang mayoritas beragama islam tapi kita menggunakan hokum dari orang belanda yang orang belanda mayoritas tidak bergama islam
Maka sekiranya kita harus berpikir lebih jauh dan lebih kritis lagi tentang apa yang sedang di hadapai negara kita.jadi kita bisa memantau bagaiman perjalanan hukum – hukum yang berjalan di negara kita.yang nantinya hukum – hukum yang dijalankan apakah bisa membuat negara ini maju ataukah negara ini akan mengalami kemunduran.Terutama di dalam moral bangsa dan negara
Minggu, 14 November 2010
Rabu, 03 November 2010
RASULALLAH SELALU MENGAJARKAN KEBAIKAN
Nabi Muhammad selalu mengajarkan kita perbuatan yang baik. Nabi Muhammad mengajarkan kalau minum air panas tidak boleh di tiup-tiup.sebenarnya satu yg mau diajarkan Nabi Muhammad yaitu belajar menghadapi sesuatu yg panas.kalau menghadapi air yg panas saja suka di itup-tiup.apalagi menghadapi orang yg hatinya panas jangan suka di tiup-tiup.seperti bara jika di tiup menjadi api.sederhana cara berpikir Nabi Muhammad tapi mengandung sesutau dahsyat. Bahkan kata Nabi Muhammad kalau kita bangun tidur apa yg pertama kali kita cuci? yaitu tangan kita karena kita tidak tahu tangan kita ada dimana.itulah cara berfikir Nabi Muhammad selalu sehat dalam berfikir.subhanallah.
Membaca shalawat minta kepada allah mudah-mudahan di yaumil mahsyar nanti ketika semua manusia di kumpulkan berdiri di barisan nabi Muhammad SAW amin.ingat walaupun kita berdiri di barisan yg paling belakang.tidak jadi masalah yg penting dalam barisan nabi Muhammad SAW. daripada kita di depan bangga tetapi memegang bendera firaun / abu jahal.sekarang keturunan abu jahal banyak yaitu salah satunya abu gosok.yg selalu menggosok-gosok hati manusia menjadi panas/ dengki .abu gosok yg suka menggosok-gosok perdamain menjadi keributan yg namanya abu gosok itu cocoknya dengan panci bolong .lihat panci bolong.jika di isi air berdayung-dayung tidak akan pernah penuh.itu perumpamaan bagi orang yg hatinya punya sifat dengki.tidak pernah puas selalu kurang dan melihat orang selalu buruk. naudzubillah min dzalik.
bercerita tentang perempuan di zaman jahiliah dulu Nabi Muhammad mengajarkan tentang tidak adanya tuhan selain allah.lalu Nabi Muhammad datang untuk memulyakan yg namanya perempuan.karena di zaman jahiliah yg namanya perempuan tidak punya harga sama sekali.Cuma menjadi pemuas nafsu belaka.begitu lahir bayi perempuan langsung dikubur hidup-hidup.andaikan dia besar dia akan dikucilkan.kalo dahulu bapak punya istri.bapaknya mati istrinya bisa menjadi warisan untuk anak-anaknya,jadi ibunya boleh di apa-apain.lalu datang Nabi Muhammad.menyampaikan bahwa yg namanya perempuan itu adalah mahluk yg sangat luar biasa.apa buktinya.?contoh. allah menciptakan alam ada berapa.? ada ( 5 )
1.alam roh
2.alam rahim
3.alam dunia
4.alam kubur/barsyah
5.alam akhirat.
dari 5 alam ada 1 alam yg allah titipkan kepada mahluk yg namana perempuan yaitu alam rahim.alam rahim punya pintu namanya pintu rahmat( babul rahmat ) pintu kasih sayang.maka jika kalau mau masuk pintu itu harus menggunakan kasih sayang.tidak boleh sembarangan.islam memberikan beberapa syarat .harus pakai syahadat ,ijab qobul.,mas kawin walii,saksi.menunjukan betapa mahalnya seorang perempuan.kalau sudah ada syaratna terserah mau berkali-kali pun tidak apa-apa karena sudah halal.maka jadi itulah salah satu dari apa yg di bawa oleh Nabi Muhammad dalam agama islam yg rahmatan lil alamin.yg penuh kasih sayang.yaitu memmulyakan yg namanya kaum perempuan
Nabi Muhammad dalam urusan dakwah terkenal dengan cinta dan kasih sayangnya. Nabi Muhammad itu jauh dari cermin kekerasan.pernah ada cerita.ada seorang badui
( kulit hitam ) dia masuk ke dalam masjid lalu dia kencing di dalam masjid.para sahabat sudah mengkat pedang dan bersiap unutk menebasnya. Apa yg Nabi Muhammad katakan.jangan.dulu tunggu sampai dia selesai kencing dulu.lalu Nabi Muhammad menyuruh sahabat untuk membersihkan kotoran kencing tadi.sahabat bingung sahabat berakata kenapa begini.karena Nabi Muhammad lembut dakwahnya. Di anggap orang badui ini tidak mengerti.sahabat bertanya ya Nabi Muhammad kenapa engkau biarkan.lalu Nabi Muhammad berkata ya sahabat dengar yg namanya orang lagi kencing jika di usir maka kencing nya akan kemana-mana.kamu mau bersihkan kencingnya kemana-mana.sahabat menjawab tidak mau ya Nabi Muhammad.itulah sebuah pola dakwah.ketika kita menghadapi orang yg berbeda bukan berarti yg berbeda itu musuh kita tetapi mereka tetap bagian saudara kita yg berhak hidup untuk menjadi warga Negara Indonesia.itulah pola dakwah nabi Muhammad.di daerah thoif Nabi Muhammad di lempari batu dan kotoran hewan sampai darah bercucuran di kaki .lalu Nabi Muhammad sembunyi di salah satu kebun kurma.lalu Nabi Muhammad mengangkat tangan lalu Nabi Muhammad berdoa. Allahummahgfirli umati allahumahdinni umati allahumma ya’lamu ya allah semoga allah mengampuni umatku semoga engkau memberikan petunjuk kepada umatku karena mereka tidak tahu.malaikat pun yg tidak punya nafsu berkata ya Nabi Muhammad ijinkanlah aku untuk mengangkat gunung itu lalu aku lempar kepada mereka.lalu Nabi Muhammad berkata jangan malaikat aku percaya mereka keturunan orang-orang yg baik dan mau besujud kepada allah SWT.suatu hari Nabi Muhammad berkata karena satu orang yg biasa melempari tidak ada kemana dia.sahabat menjawab dia sakit ya Nabi Muhammad.lalu Nabi Muhammad pulang mengambil makanan.lalu datang kerumah orang itu ketika orang itu tau yg datang adalah Nabi Muhammad .dia pun takut setengah mati.keluar keringat dingin.lalu apa yg Nabi Muhammad lakukan. Nabi Muhammad pun bertanya kamu kenapa kamu sakit ya.itulah dakwah.kenapa ini di sampaikan karena Negara kita sudah mulai kehilangan kasih sayang semua dilakukan dengan amarah dengan emosi yg pada akhirnya merugikan orang lain.dan peperangan dimanan-mana
Bagi siapa setiap paginya membaca 3 ayat terakhir surat al khasyr
( pengusir ) anas bin malik Ra meriwayatkan abu hurairoh pun bertanya kepada nabi SAW amalan ismul a’dhom apa yg baik yg di baca manusia barang siapa membaca taawudz3x disambung 3 ayat terakhir surat al khasyr maka allah SWT akan kuasakan dia kepada 70.000 malaikat yg bershalawat di hari itu memintakan ampun atas dosa orang yg membacanya insyaallah ketika hari itu dia kembali kepada allah maka dia berhak mendapat gelar orang yg meninggal syahid .
Surat al khasyr ( pengusir ) kita perlu mengusir sesuatu yg ada di dalam hati kita yg pada akhirnya hati ini senantiasa berkecampuk pada urusan-urusan yg buruk yg ada di mata kita yg membuat kita hina di hadapan allah SWT kita perlu mengusir sesuatu yg ada dalam tangan kita yg ada di kaki kita yg selalu mengajak kita ketempat-tempat maksiat .karena surat al khasyr bisa menjadi sesuatu yg dahsyat
Membaca surat al khasyr ( LAUANZALNA )artinya ( kalau seandainya al quran aku turunkan pada sebuah gunung niscaya gunung itu tunduk dan terpecah belah karena saking takutnya kepada allah SWT.tapi ternyata ada yg lebih keras daripada batu yang tidak tunduk- tunduk dan terpecah-pecah,itu adalah hati yg tidak dapat hidayah.hati itu kalo di pegang lembut daging.tapi sifatnya bisa lebih keras daripada gunung.karena diisi hatinya tidak pernah ada hidayah.naudzubillah min dzalik.
Surat al khasyr itu berisi asmaul husna.( HUWALLAHU ILLA AKHIRIHI ).
(YUSABBIHU LAHU MA FISSAMAWATI WAL ARD ) artinya ( bertasbih segala apa yang ada di langit dan di bumi ) arti bertasbih adalah memuji allah SWT .bumi ada di bawah kaki kita setiap hari kita injak-injak pakai kaki kita.lihatlah bumi / tanah itu asal kejadian dari manusia min tin min sholsholin kal fakhor.tanah mau kasih nasehat kepada manusia.supaya ingat asal kejadian dia darimana.tanah yg setiap hari kita injak-injak yg di bawah kaki manusia dia ingat kepada allah.lalu bagaimana dengan kita.kita selalu senang untuk menginjak-injak.memang sudah jadi sifat manusia yg di dzolimi lebih ingat daripada yg mendhzolimi.
Membaca shalawat minta kepada allah mudah-mudahan di yaumil mahsyar nanti ketika semua manusia di kumpulkan berdiri di barisan nabi Muhammad SAW amin.ingat walaupun kita berdiri di barisan yg paling belakang.tidak jadi masalah yg penting dalam barisan nabi Muhammad SAW. daripada kita di depan bangga tetapi memegang bendera firaun / abu jahal.sekarang keturunan abu jahal banyak yaitu salah satunya abu gosok.yg selalu menggosok-gosok hati manusia menjadi panas/ dengki .abu gosok yg suka menggosok-gosok perdamain menjadi keributan yg namanya abu gosok itu cocoknya dengan panci bolong .lihat panci bolong.jika di isi air berdayung-dayung tidak akan pernah penuh.itu perumpamaan bagi orang yg hatinya punya sifat dengki.tidak pernah puas selalu kurang dan melihat orang selalu buruk. naudzubillah min dzalik.
bercerita tentang perempuan di zaman jahiliah dulu Nabi Muhammad mengajarkan tentang tidak adanya tuhan selain allah.lalu Nabi Muhammad datang untuk memulyakan yg namanya perempuan.karena di zaman jahiliah yg namanya perempuan tidak punya harga sama sekali.Cuma menjadi pemuas nafsu belaka.begitu lahir bayi perempuan langsung dikubur hidup-hidup.andaikan dia besar dia akan dikucilkan.kalo dahulu bapak punya istri.bapaknya mati istrinya bisa menjadi warisan untuk anak-anaknya,jadi ibunya boleh di apa-apain.lalu datang Nabi Muhammad.menyampaikan bahwa yg namanya perempuan itu adalah mahluk yg sangat luar biasa.apa buktinya.?contoh. allah menciptakan alam ada berapa.? ada ( 5 )
1.alam roh
2.alam rahim
3.alam dunia
4.alam kubur/barsyah
5.alam akhirat.
dari 5 alam ada 1 alam yg allah titipkan kepada mahluk yg namana perempuan yaitu alam rahim.alam rahim punya pintu namanya pintu rahmat( babul rahmat ) pintu kasih sayang.maka jika kalau mau masuk pintu itu harus menggunakan kasih sayang.tidak boleh sembarangan.islam memberikan beberapa syarat .harus pakai syahadat ,ijab qobul.,mas kawin walii,saksi.menunjukan betapa mahalnya seorang perempuan.kalau sudah ada syaratna terserah mau berkali-kali pun tidak apa-apa karena sudah halal.maka jadi itulah salah satu dari apa yg di bawa oleh Nabi Muhammad dalam agama islam yg rahmatan lil alamin.yg penuh kasih sayang.yaitu memmulyakan yg namanya kaum perempuan
Nabi Muhammad dalam urusan dakwah terkenal dengan cinta dan kasih sayangnya. Nabi Muhammad itu jauh dari cermin kekerasan.pernah ada cerita.ada seorang badui
( kulit hitam ) dia masuk ke dalam masjid lalu dia kencing di dalam masjid.para sahabat sudah mengkat pedang dan bersiap unutk menebasnya. Apa yg Nabi Muhammad katakan.jangan.dulu tunggu sampai dia selesai kencing dulu.lalu Nabi Muhammad menyuruh sahabat untuk membersihkan kotoran kencing tadi.sahabat bingung sahabat berakata kenapa begini.karena Nabi Muhammad lembut dakwahnya. Di anggap orang badui ini tidak mengerti.sahabat bertanya ya Nabi Muhammad kenapa engkau biarkan.lalu Nabi Muhammad berkata ya sahabat dengar yg namanya orang lagi kencing jika di usir maka kencing nya akan kemana-mana.kamu mau bersihkan kencingnya kemana-mana.sahabat menjawab tidak mau ya Nabi Muhammad.itulah sebuah pola dakwah.ketika kita menghadapi orang yg berbeda bukan berarti yg berbeda itu musuh kita tetapi mereka tetap bagian saudara kita yg berhak hidup untuk menjadi warga Negara Indonesia.itulah pola dakwah nabi Muhammad.di daerah thoif Nabi Muhammad di lempari batu dan kotoran hewan sampai darah bercucuran di kaki .lalu Nabi Muhammad sembunyi di salah satu kebun kurma.lalu Nabi Muhammad mengangkat tangan lalu Nabi Muhammad berdoa. Allahummahgfirli umati allahumahdinni umati allahumma ya’lamu ya allah semoga allah mengampuni umatku semoga engkau memberikan petunjuk kepada umatku karena mereka tidak tahu.malaikat pun yg tidak punya nafsu berkata ya Nabi Muhammad ijinkanlah aku untuk mengangkat gunung itu lalu aku lempar kepada mereka.lalu Nabi Muhammad berkata jangan malaikat aku percaya mereka keturunan orang-orang yg baik dan mau besujud kepada allah SWT.suatu hari Nabi Muhammad berkata karena satu orang yg biasa melempari tidak ada kemana dia.sahabat menjawab dia sakit ya Nabi Muhammad.lalu Nabi Muhammad pulang mengambil makanan.lalu datang kerumah orang itu ketika orang itu tau yg datang adalah Nabi Muhammad .dia pun takut setengah mati.keluar keringat dingin.lalu apa yg Nabi Muhammad lakukan. Nabi Muhammad pun bertanya kamu kenapa kamu sakit ya.itulah dakwah.kenapa ini di sampaikan karena Negara kita sudah mulai kehilangan kasih sayang semua dilakukan dengan amarah dengan emosi yg pada akhirnya merugikan orang lain.dan peperangan dimanan-mana
Bagi siapa setiap paginya membaca 3 ayat terakhir surat al khasyr
( pengusir ) anas bin malik Ra meriwayatkan abu hurairoh pun bertanya kepada nabi SAW amalan ismul a’dhom apa yg baik yg di baca manusia barang siapa membaca taawudz3x disambung 3 ayat terakhir surat al khasyr maka allah SWT akan kuasakan dia kepada 70.000 malaikat yg bershalawat di hari itu memintakan ampun atas dosa orang yg membacanya insyaallah ketika hari itu dia kembali kepada allah maka dia berhak mendapat gelar orang yg meninggal syahid .
Surat al khasyr ( pengusir ) kita perlu mengusir sesuatu yg ada di dalam hati kita yg pada akhirnya hati ini senantiasa berkecampuk pada urusan-urusan yg buruk yg ada di mata kita yg membuat kita hina di hadapan allah SWT kita perlu mengusir sesuatu yg ada dalam tangan kita yg ada di kaki kita yg selalu mengajak kita ketempat-tempat maksiat .karena surat al khasyr bisa menjadi sesuatu yg dahsyat
Membaca surat al khasyr ( LAUANZALNA )artinya ( kalau seandainya al quran aku turunkan pada sebuah gunung niscaya gunung itu tunduk dan terpecah belah karena saking takutnya kepada allah SWT.tapi ternyata ada yg lebih keras daripada batu yang tidak tunduk- tunduk dan terpecah-pecah,itu adalah hati yg tidak dapat hidayah.hati itu kalo di pegang lembut daging.tapi sifatnya bisa lebih keras daripada gunung.karena diisi hatinya tidak pernah ada hidayah.naudzubillah min dzalik.
Surat al khasyr itu berisi asmaul husna.( HUWALLAHU ILLA AKHIRIHI ).
(YUSABBIHU LAHU MA FISSAMAWATI WAL ARD ) artinya ( bertasbih segala apa yang ada di langit dan di bumi ) arti bertasbih adalah memuji allah SWT .bumi ada di bawah kaki kita setiap hari kita injak-injak pakai kaki kita.lihatlah bumi / tanah itu asal kejadian dari manusia min tin min sholsholin kal fakhor.tanah mau kasih nasehat kepada manusia.supaya ingat asal kejadian dia darimana.tanah yg setiap hari kita injak-injak yg di bawah kaki manusia dia ingat kepada allah.lalu bagaimana dengan kita.kita selalu senang untuk menginjak-injak.memang sudah jadi sifat manusia yg di dzolimi lebih ingat daripada yg mendhzolimi.
Selasa, 02 November 2010
BERBAHAGIALAH BAGI ORANG YANG BERSABAR
Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga di perbatasan negerimu dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung. (Ali imron 200)
Orang2 yg bersabar akan mengalami beberapa cobaan yang telah di tuliskan dalam al quran..meraka akan mengalami hal-hal tersebut.maka allah menguji mereka dengan beberapa hal.
Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.(AL baqoroh 155)
Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang beriman. bertakwalah kepada Tuhanmu". Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas (Az zumar 10)
Tetapi orang yang bersabar dan memaafkan, sesungguhnya (perbuatan) yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan. ( Ash shuraa 43 )
Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. ( AL baqoroh 153 )
Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu, dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu. (Muhammad 31)
Orang2 yg bersabar akan mengalami beberapa cobaan yang telah di tuliskan dalam al quran..meraka akan mengalami hal-hal tersebut.maka allah menguji mereka dengan beberapa hal.
Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.(AL baqoroh 155)
Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang beriman. bertakwalah kepada Tuhanmu". Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas (Az zumar 10)
Tetapi orang yang bersabar dan memaafkan, sesungguhnya (perbuatan) yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan. ( Ash shuraa 43 )
Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. ( AL baqoroh 153 )
Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu, dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu. (Muhammad 31)
Senin, 01 November 2010
MEMBIASAKAN BERBUAT BAIK
Dalam suatu hadits qudsi, Allah SWT berfirman “Jikalau seseorang hamba itu mendekat padaKu sejengkal, maka Aku mendekat padanya sehasta dan jikalau ia mendekal padaKu sehasta, maka Aku mendekat padanya sedepa. Jikalau hamba itu mendatangi Aku dengan berjalan, maka Aku mendatanginya dengan bergegas.” (HR. Bukhari)
Didalam melihat jalan hidup masyarakat di sekitar kita, bisa kita lihat bahwa beberapa orang mempunyai kecenderungan tertentu. Orang yang terbiasa berbuat maksiyat, maka dari hari kehari dia akan semakin terjerumus kedalam lembah yang hitam. Sebaliknya orang yang suka sholat berjamaah ke masjid, maka dia akan ramah ke tetangganya, rutin berinfaq dan bahagia kehidupan keluarganya
Semakin seseorang memperbanyak dan membiasakan berbuat baik, maka semakin banyak terbuka pintu-pintu kebaikan yang lain. Hal ini sesuai dengan hadits qudsi diatas bahwa semakin tinggi intensitas dan kualitas ibadah kita kepada Allah SWT maka semakin dekatlah kita dengan-Nya.
Salah satu kunci kesuksesan hidup kita adalah bagaimana kita membiasakan berbuat baik. Semakin kita terbiasa berbuat baik, maka semakin mudah jalan kita untuk mencapai kebahagiaan hidup. Agar manusia terbiasa beribadah, maka beberapa ibadah dilakukan berulang dalam kurun waktu tertentu seperti sholat lima kali dalam sehari, puasa sunnah dua kali seminggu dan sholat jum’at sekali sepekan.
Permasalahan awal yang biasanya ditemukan dalam melakukan sesuatu yaitu dalam memulainya. Memulai suatu aktifitas terkadang lebih berat dibandingkan ketika melaksanakannya. Maka ketika kita mendorong mobil yang mogok, akan diperlukan tenaga yang besar saat sebelum mobil bergerak. Setelah mobil tersesebut bergerak, diperlukan daya dorong yang kecil. Ada juga sifat kita yang menunda perbuatan baik, padahal perbuakan baik janganlah ditunda. Kalau kita ada keinginan untuk menunda, maka tundalah untuk menunda. Hal ini seperti yang disampaikan Rasulullah saw: “Bersegeralah untuk beramal, jangan menundanya hingga datang tujuh perkara. Apakah akan terus kamu tunda untuk beramal kecuali jika sudah datang: kemiskinan yang membuatmu lupa, kekayaan yang membuatmu berbuat melebihi batas, sakit yang merusakmu, usia lanjut yang membuatmu pikun, kematian yang tiba-tiba menjemputmu, dajjal, suatu perkara gaib terburuk yang ditunggu, saat kiamat, saat bencana yang lebih dahsyat dan siksanya yang amat pedih.” (HR. Tirmidzi)
Salah satu cara untuk mempermudah kita dalam memulai suatu amal ibadah adalah dengan mengetahui akan besarnya manfaat yang akan dirasakan. Segala hambatan atau godaan untuk tidak melaksanakan kebaikan tersebut akan bisa dilewatkan dengan keyakinan yang kuat. Oleh sebab itu, kita wajib untuk mencari ilmu tentang fadhilah (kelebihan) dari suatu amalan atau ibadah. Bahkan untuk menguatkan hati, kita juga perlu mencari ilmu secara berulang kali. Bahkan beberapa pengulangan dalam Al Quran digunakan agar manusia semakin ingat.
Jadi, mulailah perbuatan baik yang ingin anda lakukan sekarang dan jangan ditunda. Kalau belum yakin, perluas dan perdalam ilmu agar kita semakin yakin.
Wallahu a’lam bish showab.
Didalam melihat jalan hidup masyarakat di sekitar kita, bisa kita lihat bahwa beberapa orang mempunyai kecenderungan tertentu. Orang yang terbiasa berbuat maksiyat, maka dari hari kehari dia akan semakin terjerumus kedalam lembah yang hitam. Sebaliknya orang yang suka sholat berjamaah ke masjid, maka dia akan ramah ke tetangganya, rutin berinfaq dan bahagia kehidupan keluarganya
Semakin seseorang memperbanyak dan membiasakan berbuat baik, maka semakin banyak terbuka pintu-pintu kebaikan yang lain. Hal ini sesuai dengan hadits qudsi diatas bahwa semakin tinggi intensitas dan kualitas ibadah kita kepada Allah SWT maka semakin dekatlah kita dengan-Nya.
Salah satu kunci kesuksesan hidup kita adalah bagaimana kita membiasakan berbuat baik. Semakin kita terbiasa berbuat baik, maka semakin mudah jalan kita untuk mencapai kebahagiaan hidup. Agar manusia terbiasa beribadah, maka beberapa ibadah dilakukan berulang dalam kurun waktu tertentu seperti sholat lima kali dalam sehari, puasa sunnah dua kali seminggu dan sholat jum’at sekali sepekan.
Permasalahan awal yang biasanya ditemukan dalam melakukan sesuatu yaitu dalam memulainya. Memulai suatu aktifitas terkadang lebih berat dibandingkan ketika melaksanakannya. Maka ketika kita mendorong mobil yang mogok, akan diperlukan tenaga yang besar saat sebelum mobil bergerak. Setelah mobil tersesebut bergerak, diperlukan daya dorong yang kecil. Ada juga sifat kita yang menunda perbuatan baik, padahal perbuakan baik janganlah ditunda. Kalau kita ada keinginan untuk menunda, maka tundalah untuk menunda. Hal ini seperti yang disampaikan Rasulullah saw: “Bersegeralah untuk beramal, jangan menundanya hingga datang tujuh perkara. Apakah akan terus kamu tunda untuk beramal kecuali jika sudah datang: kemiskinan yang membuatmu lupa, kekayaan yang membuatmu berbuat melebihi batas, sakit yang merusakmu, usia lanjut yang membuatmu pikun, kematian yang tiba-tiba menjemputmu, dajjal, suatu perkara gaib terburuk yang ditunggu, saat kiamat, saat bencana yang lebih dahsyat dan siksanya yang amat pedih.” (HR. Tirmidzi)
Salah satu cara untuk mempermudah kita dalam memulai suatu amal ibadah adalah dengan mengetahui akan besarnya manfaat yang akan dirasakan. Segala hambatan atau godaan untuk tidak melaksanakan kebaikan tersebut akan bisa dilewatkan dengan keyakinan yang kuat. Oleh sebab itu, kita wajib untuk mencari ilmu tentang fadhilah (kelebihan) dari suatu amalan atau ibadah. Bahkan untuk menguatkan hati, kita juga perlu mencari ilmu secara berulang kali. Bahkan beberapa pengulangan dalam Al Quran digunakan agar manusia semakin ingat.
Jadi, mulailah perbuatan baik yang ingin anda lakukan sekarang dan jangan ditunda. Kalau belum yakin, perluas dan perdalam ilmu agar kita semakin yakin.
Wallahu a’lam bish showab.
Langganan:
Postingan (Atom)